Hilman meraba-raba kehidupannya. Dulu tak pernah ia berfikir akan seperti ini. Jalan kerja Tuhan memang berbeda dengan makhluk. Ia Yang Maha Kuasa akan dengan sangat mudah menetapkan garis pada jalan kehidupan seseorang.
Semua berawal pada sepucuk surat berwarna merah jambu dengan gambar hati dikiri-kanannya.
"Aku fikir surat ini salah alamat"
"Fikiranmu seringkali salah, aku tak percaya analisismu", sengit Hilman menanggapi.
Trisno yang sedari awal meragukan originitas surat itu tak rela dikatakan demikian.
" Kau dengar ya Man, surat tanpa alamat pengirim itu surat kaleng!!!", Trisno merangsek, suaranya menggelagar. "Menikah? Jelas ini penipuan!!!.
Tuhan Membenci Orang Tua yang tak Taat dan Mencintai Anak Muda yang Tekun Berbuat Baik
Kamis, 28 Mei 2020
Kamis, 25 Februari 2016
Abah Haji

Sekarang abah sakit dan dirawat di Rumah Sakit Siloam. Ketika masih
dirumah saya menyuapi dan membantu meminumkan obat untuk beliau. Saya
mencoba menenangkan diri dan berusaha menggantikan sosok almarhum bapak
yang sejauh yg saya lihat sangat dekat dengan abah.
Semoga cepat sembuh bah...pulihlah dan ceritakan banyak hal pada cucumu ini. Kaulah kakeku satu-satunya yang pernah aku lihat dan rasakan. Jangan terlalu lama dirumah sakit, tempat itu selalu menghadirkan perasaan mendesir dalam diriku, karena selalu teringat akan perawatan almarhum bapak.
Semoga cepat sembuh bah...pulihlah dan ceritakan banyak hal pada cucumu ini. Kaulah kakeku satu-satunya yang pernah aku lihat dan rasakan. Jangan terlalu lama dirumah sakit, tempat itu selalu menghadirkan perasaan mendesir dalam diriku, karena selalu teringat akan perawatan almarhum bapak.
Kesabaran Dalam Kesenangan dan Kesusahan

Berikanlah kami taufik dan hidayah-Mu. Lindungilah kami dari berbuat dosa dalam keadaan terang maupun gelap.
Sejujurnya aku lebih menyukai diuji dengan kesenangan dan bersyukur,
daripada diuji dengan kesulitan lalu bersabar. Tapi tentulah Engkau yang
menentukan. Berikanlah jalan yang terbaik untuk aku dan kami. Jalan
yang bisa membuat aku dan kami berada dalam keridhoan-Mu dan berkumpul
dengan orang-orang yang Kau Cintai.
Salimah, Februari 2016
Rosyad_elbantani
Salimah, Februari 2016
Rosyad_elbantani
Minggu, 14 Februari 2016
Memaknai Perjalanan
Dalam perjalan Magelang - Keraton Ngajogjakarta Hadiningrat saya teringat tulisan Nur Fitri Hadi dalam Kisah-Islam, dia mengatakan bahwa para ulama-ulama tidak mencukupkan diri belajar di negerinya sendiri. Mereka bersafar, melangkahi jalan-jalan, menghilangkan ketidak-tahuan.
Kisah perjalanan mereka ini seperti dongeng. Karena mereka berjalan bermi-mil hanya untuk sesuatu yang menurut sebagian orang adalah kecil. Tantangan mereka pun berat dan fasilitas mereka tidaklah hebat. Perjalanan pun tetap beralangsung.
Kisah perjalanan mereka ini seperti dongeng. Karena mereka berjalan bermi-mil hanya untuk sesuatu yang menurut sebagian orang adalah kecil. Tantangan mereka pun berat dan fasilitas mereka tidaklah hebat. Perjalanan pun tetap beralangsung.
Lalu saya berkaca pada diri saya sendiri. Tidur di hotel, menggunakan bus yang nyaman untuk perjalanan, diberikan uang saku dan fasilitas lainnya saya rasakan. Kalau sekiranya perjalanan ini tak bisa dimanfaatkan untuk menambah ilmu dan iman, betapa rugilah saya.
Maka disisa perjalanan ini adalah saat yg tepat untuk memperbaiki kualitas perjalanan. Memaknai ulang semuanya dan merekontruksinya.
Ah, perjalanan sejatinya adalah pencarian, yang tersimpul dalam lekuk-lekuk dan sudut-sudut kehidupan.
Rosyad_elbantani
Kutitipkan

Berarak merenda langit,
Menggigil membasuh tanah,
Bayu masih meronta,
Mengutuk siapa saja,
Menampar apa saja,
Bahkan pada purnama, yang memang belum saatnya...
Teruntuk kau kutitipkan,
Akan arti yang terjemahkan,
Akan pertanyaan yang terlontarkan,
Akan sabda yang diyakinkan,
Dan tentang kesetiaan yang diucapkan...
Lalu semuanya bersimpuh
Pada Tuhan yang menjanjikan segalanya....
Jogjakarta, 7 Februari 2016
Rosyad_elbantani
Ayah
Dalam perjalanan Jogja-Parungpanjang, saya membaca buku yang baru saja dibeli rekan saya, Mr. Amin. Judulnya sederhana namun menarik; MENJADI SEORANG AYAH, dubumbui sebuah keterangan kecil dibawahnya; Panduan Praktis Untuk Para Ayah. Maka tak ada alasan bagi saya untuk tidak meminjam dan membacanya.
Baru sampai pada tahap kata pengantar, buku ini sukses membuat saya merenung. Grace Ketterman, penulis buku ini mengatakan:
"Dalam bidang-bidang dalam kehidupan dimana tiap-tiap jenis kelamin atau individu memang secara alami lebih sukses, seseorang tidak memerlukan banyak dukungan. Namun, dalam arena apapun juga dimana si anak harus berjuang, dia membutuhkan dan hanya berkembang dengan pesat atas adanya dorongan dari keterlibatan kuat seorang ayah".
Frasa diatas bermakna sangat dalam, bahwa peran ayah memang sangatlah kuat. Seorang ahli psikologi, John Snarey yang hasil penelitiannya ditampilkan dalam buku ini mengatakan bahwa anak laki-laki sangat membutuhkan peran ayah dalam perkembangan sosial, emosional dan intelektualnya.
Maka mari berusaha menjadi ayah yang hebat kawan..
Rabu, 07 Januari 2015
Juli dan Deseember Kehidupan
Juli…Kini kau siap pergi,
melepaskan tangkai pertangkai jati dirimu…
Juli, kini sejatinya aku
mengerti, bahwa menuntutmu berarti menuntut kesalehan keimamanku…
Juli, kini tangkai yang kau
lepas kembali padaku, berserakan dan mengotori halaman rumahku…
Juli, saat tiba kau benar-benar
pergi, kuharap tangkai tu tegak berdiri, agar tak mati terpanggang mentari…
Juli, kini kisahku dengan juni
dimulai pada Agustus ini…
Semoga kelak tangkai itu
berbunga, dan menguapkan aroma cinta yang harum mewangi…
Nanti, pada Desember kehdupanku
Langganan:
Postingan (Atom)


